Tampilkan postingan dengan label Software CRM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software CRM. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Desember 2012
Contact Centers Across the globe Organization
Very wise in the development and manufacture of software released in Indonesia.With
that said, it is worth considering a bit of data in a report issued
this week by Dimension Data, a provider of IT services in Johannesburg,
South Africa. The report said that contact centers do not measure the cost-effectiveness of social and mobile channels.Citing
data from 637 contact centers across the globe, Dimension Data first
offered assessment shared by virtually anyone cables: the rapid adoption
of mobile devices and smartphones has changed the business.But
it was followed by a surprising bit of information: The report claims
the organization does not measure the cost of a new contact center
option, usually a non-agent, self-help channels are connected to mobile
and social channels."The lack of activity on each channel measurement cost beyond the telephone shocking," the report said.Only
27.9% of the Internet, 19.4% of the Web chat, 9.9% of social media, and
6.1% of the smartphone application contacts are being measured, the
report said. What's more: Although not measure cost effectiveness, only 14.6% of contact centers surveyed have plans to use measurement."This
is contrary to the emerging practices that link customer satisfaction
scores directly to profitability, such as tracking the share price
performance of the voice of the customer - a growing trend among
forward-thinking organization," the report said.It will be interesting to see if there is follow-up think tank report Dimension Data.Almost every expert CRM speaks to the need to integrate social and mobile channels to connect with customers. If
organizations do not measure the cost and ROI of non-telephone lines,
they will not understand how to make the most of their connections.PTVanWellis Indonesia : IT Solution Providers remained the focus of integrated services and provide Crm
Solutions in serving the needs of companies - big companies in Indonesia
Senin, 03 Desember 2012
Pengertian CRM Menurut Para Ahli
Contact center Indo -,halo sobat blogger, tidak berhenti Contact center Indonesia, memposting Tentang Software di indonesia, Coz Contact center Indo bergerak juga di bidang IT Solution Development, pada Posting kali ini Contact Center Indo kan membahas Tentang Pengertian CRM ( Customer Relationship management ) Menurut Para Ahli,Baik Penemu dan Pengembangnya, Kebetulan Perusahaan Kami Juga Developer Software CRM itu, Mari yuk Kita bahas CRM Secara Tuntas...
Pengertian CRM
Adapun beberapa pengertian CRM menurut para ahli, yaitu :
Menurut Kalakota dan Robinson : 2001, CRM sebagai integrasi dari strategi penjualan, pemasaran, dan pelayanan yang terkoordinasi.
Menurut Laudon dan Traver : 2002, CRM menyimpan informasi pelanggan dan menyimpan serta merekam seluruh kontak yang terjadi antara pelanggan dan perusahaan, serta membuat profil pelanggan untuk staf perusahaan yang memerlukan informasi tentang pelanggan tersebut.
Menurut Kotler : 2003, CRM mendukung suatu perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara real time dan menjalin hubungan dengan tiap pelanggan melalui penggunaan informasi tentang pelanggan.
Menurut VanWellis : 2004, CRM didefinisikan sebagai sebagai suatu rangkaian aktifitas sistematik yang terkelola sebagai usaha untuk semakin memahami, menarik perhatian, dan mempertahankan loyalitas pelanggan yang menguntungkan ( Most Profitable Customer ) demi mencapai pertumbuhan perusahaan yang sehat.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa :
Manajemen Hubungan Pelanggan ( Customer Relationship Management “CRM” ) merupakan jenis manajemen yang secara khusus membahas teori mengenai penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya, yang mana tujuannya untuk meningkatkan hubungan dengan tiap pelanggan demi mencapai pertumbuhan perusahaan yang sehat.
Komponen CRM
Komponen utama dari CRM adalah Otomasi Tenaga Penjualan ( Sales Force Automation “SFA” ), yang mana dapat membantu para Sales Representative untuk mengatur account dan Track Opportunities pelanggan, mengatur daftar kontak yang pelanggan miliki, mengatur jadwal kerja mereka, memberikan layanan training online yang dapat menjadi solusi untuk training jarak jauh, serta membangun dan mengawasi alur penjualan mereka, dan juga membantu mengoptimalkan penyampaian informasi dengan news sharing.
Menurut VanWellis CRM VinnoCRM ada tiga komponen CRM yaitu ( VinnoCRM, Team : 20112) :
1. Customer
adalah segala pihak yang pernah, akan dan sedang merasakan produk jasa dan layanan yang diberikan perusahaan, baik dalam proses melihat, membeli dan pemeliharaan. Perlu diingat bahwa tidak semua pelanggan merupakan pelanggan potensial. Dimana 80% keuntungan perusahaan diperoleh dari 20% pelanggan potensial.
2. Relationship
Dalam membangun Relationship ( Hubungan ) dengan pelanggan, perusahaan harus memahami mata rantai yang menghubungkan perusahaan dengan pelanggannya yaitu komunikasi dua arah. Tujuan dari hubungan dengan pelanggan adalah kepuasan jangka panjang yang melampaui transaksi individual. Arena hubungan mengimplikasikan loyalitas, emosi dan perasaan positif terhadap sesuatu atau seseorang.
3. Management
CRM harus berfokus pada pengelolaan dan peningkatan hubungan sejati dengan pelanggan dalam jangka panjang. CRM membantu perusahaan untuk membangun pemahaman yang mendalam tentang nilai yang diperoleh dari mengembangkan hubungan yang solid dan kontribusi hubungan tersebut bagi pengembangan keunggulan kompetitif perusahaan.
Tahapan CRM
Ada tiga tahapan CRM menurut Kalakota dan Robinson : 2001, yaitu :
1. Mendapatkan pelanggan baru ( Acquire ), Pelanggan baru didapatkan dengan memberikan kemudahan pengaksesan informasi, inovasi baru, dan pelayanan yang menarik.
2. Meningkatkan hubungan dengan pelanggan yang telah ada ( Enhance ), Perusahaan berusaha menjalin hubungan dengan pelanggan melalui pemberian pelayanan yang baik terhadap pelanggannya ( Customer Service ). Penerapan cross selling atau up selling pada tahap kedua dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan mengurangi biaya untuk memperoleh pelanggan ( Reduce Cost ).
3. Mempertahankan pelanggan ( Retain ), merupakan usaha mendapatkan loyalitas pelanggan dengan mendengarkan pelanggan dan berusaha memenuhi keinginan pelanggan.
Fungsi dalam CRM
Sebuah sistem CRM harus dapat menjalankan fungsi:
1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting bagi pelanggan.
2. Mengusung falsafah Customer Oriented ( Customer Centric ).
3. Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan.
4. Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan.
5. Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna.
6. Menangani keluhan / komplain pelanggan.
7. Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan.
8. Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.
Pengertian CRM
Adapun beberapa pengertian CRM menurut para ahli, yaitu :
Menurut Kalakota dan Robinson : 2001, CRM sebagai integrasi dari strategi penjualan, pemasaran, dan pelayanan yang terkoordinasi.
Menurut Laudon dan Traver : 2002, CRM menyimpan informasi pelanggan dan menyimpan serta merekam seluruh kontak yang terjadi antara pelanggan dan perusahaan, serta membuat profil pelanggan untuk staf perusahaan yang memerlukan informasi tentang pelanggan tersebut.
Menurut Kotler : 2003, CRM mendukung suatu perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara real time dan menjalin hubungan dengan tiap pelanggan melalui penggunaan informasi tentang pelanggan.
Menurut VanWellis : 2004, CRM didefinisikan sebagai sebagai suatu rangkaian aktifitas sistematik yang terkelola sebagai usaha untuk semakin memahami, menarik perhatian, dan mempertahankan loyalitas pelanggan yang menguntungkan ( Most Profitable Customer ) demi mencapai pertumbuhan perusahaan yang sehat.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa :
Manajemen Hubungan Pelanggan ( Customer Relationship Management “CRM” ) merupakan jenis manajemen yang secara khusus membahas teori mengenai penanganan hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya, yang mana tujuannya untuk meningkatkan hubungan dengan tiap pelanggan demi mencapai pertumbuhan perusahaan yang sehat.
Komponen CRM
Komponen utama dari CRM adalah Otomasi Tenaga Penjualan ( Sales Force Automation “SFA” ), yang mana dapat membantu para Sales Representative untuk mengatur account dan Track Opportunities pelanggan, mengatur daftar kontak yang pelanggan miliki, mengatur jadwal kerja mereka, memberikan layanan training online yang dapat menjadi solusi untuk training jarak jauh, serta membangun dan mengawasi alur penjualan mereka, dan juga membantu mengoptimalkan penyampaian informasi dengan news sharing.
Menurut VanWellis CRM VinnoCRM ada tiga komponen CRM yaitu ( VinnoCRM, Team : 20112) :
1. Customer
adalah segala pihak yang pernah, akan dan sedang merasakan produk jasa dan layanan yang diberikan perusahaan, baik dalam proses melihat, membeli dan pemeliharaan. Perlu diingat bahwa tidak semua pelanggan merupakan pelanggan potensial. Dimana 80% keuntungan perusahaan diperoleh dari 20% pelanggan potensial.
2. Relationship
Dalam membangun Relationship ( Hubungan ) dengan pelanggan, perusahaan harus memahami mata rantai yang menghubungkan perusahaan dengan pelanggannya yaitu komunikasi dua arah. Tujuan dari hubungan dengan pelanggan adalah kepuasan jangka panjang yang melampaui transaksi individual. Arena hubungan mengimplikasikan loyalitas, emosi dan perasaan positif terhadap sesuatu atau seseorang.
3. Management
CRM harus berfokus pada pengelolaan dan peningkatan hubungan sejati dengan pelanggan dalam jangka panjang. CRM membantu perusahaan untuk membangun pemahaman yang mendalam tentang nilai yang diperoleh dari mengembangkan hubungan yang solid dan kontribusi hubungan tersebut bagi pengembangan keunggulan kompetitif perusahaan.
Tahapan CRM
Ada tiga tahapan CRM menurut Kalakota dan Robinson : 2001, yaitu :
1. Mendapatkan pelanggan baru ( Acquire ), Pelanggan baru didapatkan dengan memberikan kemudahan pengaksesan informasi, inovasi baru, dan pelayanan yang menarik.
2. Meningkatkan hubungan dengan pelanggan yang telah ada ( Enhance ), Perusahaan berusaha menjalin hubungan dengan pelanggan melalui pemberian pelayanan yang baik terhadap pelanggannya ( Customer Service ). Penerapan cross selling atau up selling pada tahap kedua dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan mengurangi biaya untuk memperoleh pelanggan ( Reduce Cost ).
3. Mempertahankan pelanggan ( Retain ), merupakan usaha mendapatkan loyalitas pelanggan dengan mendengarkan pelanggan dan berusaha memenuhi keinginan pelanggan.
Fungsi dalam CRM
Sebuah sistem CRM harus dapat menjalankan fungsi:
1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting bagi pelanggan.
2. Mengusung falsafah Customer Oriented ( Customer Centric ).
3. Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan.
4. Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan.
5. Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna.
6. Menangani keluhan / komplain pelanggan.
7. Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan.
8. Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan.
Senin, 22 Oktober 2012
Vinno CRM Memberikan Kemudahan Dalam Database Marketing
Memang mencari database gampang gampang susah dan menyusahkan. Ada yang bilang, cari database? Gampaang aja…beliiiii…ada yang bilang…gampang..catat aja no telp orang orang dari Koran yang iklan iklan itu.., atau browsing, kemudian lakukan filterisasi. Yang dapat dikatakan yang prospek adalah yang memberi respon untuk mengetahui lebih dalam tentang apa yang hendak kita tawarkan.
Memperkenalkan, VinnoCRM, aplikasi CRM Indonesia untuk menyimpan database, mengukur kinerja sales force secara sistematis dan otomatis.
Aplikasi VinnoCRM Indonesia akan membantu perusahaan anda untuk menyimpan database kedalam databank (Data mentah yang didapat dari pameran, buku directory, networking, referral, dan lain lain) untuk kemudian dilakukan filterisasi dengan menggunakan Campaign Management yang menjadi bagian dari . Kirimlah email atau sms untuk mempromosikan produk/jasa perusahaan.
Setelah mendapatkan respon, maka team Sales dapat langsung follow up dengan meeting, memberikan proposal dan kegiatan pemasaran lainnya sampai team sales tersebut mendapat status berhasil atau belum berhasil mendapatkan project tersebut.
Selain itu, Aplikasi VinnoCRM Indonesia sangat berguna untuk perusahaan dimana perusahaan memiliki database yang sudah tersimpan secara sistematis dan otomatis, tidak akan ada data tercecer atau terbawa oleh team Sales-nya itu sendiri. Perusahaan pun dapat memonitor kegiatan pada team sales dan divisi marketing pada fitur report dan dashboard-nya yang menarik dan fluktuatif (real-time).
Pada aplikasi VinnoCRM Indonesia ini, kita dapat mengolah database perusahaan untuk kampanye pemasaran produk. Mulai dari promosi melalui banner, website, brosur, email blast, sms blast dengan program up selling, cross selling, diskon dan lain lainnya.
Sebarnya keseluruh database yang anda miliki karena telah terjadi kesinambungan & korelasi database dan target terarah menjadi semakin banyak untuk diproses dan hasil akhir sudah pasti adalah profit naik.
Untuk aplikasi VinnoCRM Indonesia itu sendiri, terdapat tiga modul seperti:
- Sales Force Automation (modul yang berisi database perusahaan, kinerja sales, pembuatan quotation secara sistematis dll)
- Marketing Automation (Didukung oleh aplikasi SMS dan Email Gateway)
- Helpdesk/Customer Support (modul yang berisikan case management untuk menangani keluhan pelanggan dan knowledge management)
Langganan:
Postingan (Atom)










